Motivasi Diri

by agusnuramin

Iklan-iklan pekerjaan menuntut hal ini, para pemberi kerja berharap akan hal ini, para manajer mengharapkan hal ini, orang-orang mengklaim mereka memilikinya. Namun, apakah yang kelhatannya diinginkan setiap orang itu? itu ada motivasi diri.

Apakah kita memiliki motivasi diri, apa pun itu? saya yakin kita semua memiliki semacam motivasi diri, bahkan dalam bentuknya yang paling rendah. Contohnya, kita memrlukan semacam motivasi diri untuk mencari makanan.

Jalan menuju sukses tergantung pada seberapa kuat tingkat motivasi diri kita. motivasi diri atau disiplin dirikah yang membuat saya merespons alarm pada pukul 06.30 pagi hari jam “kesempatan” yang terletak disamping ranjang?

Kepentingan emosi untuk motivasi diri

Kepentingan ilmu pengetahuan, kemahiran, dan keupayaan seseorang adalah lebih berkait dengan tahap kecerdikan (intelligent quotient, IQ). Bagi memotivasi diri dengan berkesan, kesemua kualiti ini perlulah diseimbangkan dengan kecerdasan emosi. kajian telah menunjukkan bahwa kecerdasan emosi boleh dipelajari serta dibentuk melalui aktivitas latihan dan dipertingkatkan pada sepanjang kedewasaan manakala tahap kecerdikan pula wujud pada peringkat awal kehidupan. Kesemua jenis emosi adalah penting untuk motivasi diri. Kegembiraan misalnya, adalah suatu tanda apa yang dilakukan sedang berjalan dengan lancar dan seseorang itu bersemangat melakukannya. Rasa puas hati pula menandakan bahwa sesuatu kerja atau aktiviti telah dilaksanakan dengan baik dengan semangat yang tinggi.

Motivasi adalah suatu proses berterusan yang memerlukan berabagai aspek nilai murni diterapkan. Sebenarnya, dalam setiap perkara yang dilakukan, seseorang itu membawa emosinya bersama-sama karena setiap manusia mempunyai perasaannya masing-masing. Oleh yang sedemikian, seseorang itu harus mampu menguasai dan mengawal perasaan dalam setiap apa yang dilakukan dan dihadapi. Cabaran utama dalam motivasi diri adalah untuk menentukan tahap kualiti diri seseorang itu berjaya ditingkatkan. Aspek pengawalan emosi harus ditekankan untuk motivasi diri sama ada secara langsung  dan tidak langsung. Seseorang itu juga dimotivasikan oleh perasaan gembira dan suka yang dialami. keadaan ini turut menyumbang pencapaian diri secara keseluruhan.

“knowing is not enough, we must apply. willing is not enough, we must do”. — Goethe.

Rasa sakit dan kesenangan.

Anthony Robbins barangkali merupakan seorang guru terbesar pengembangan pribadi. teori dan prinsipnya mengenai praktikalitas perilaku manusia berputar pada dua pilar : rasa sakit dan rasa senang. Sebelum kita melihat efek negatif dari rasa sakit, kita harus menerima bahwa rasa sakit memiliki unsur positif. Misalnya, rasa sakit menyampaikan pesan ke otak yang mencegah kita membahayakan tubuh kita. Jika kita tidak merasa sakit, kita bisa membalikan potongan kayu di perapian dan sebagai akibatnya membakar tangan kita. karena itu, rasa sakit menyediakan umpan balik terus-menerus yang mencega kita membahayakan tubuh kita.

Otak manusia akan melakukan hampir segalanya untuk menghindari rasa sakit (atau persepsinya tentang rasa sakit) dan untuk mencari kesenangan (atau persepsina tentang kesenangan). Misalnya, tindakan merokok. Kelihatannya orang mengalami lebih banyak rasa sakit ketika mereka berhenti merokok. Meskipun kita mengetahui bahaya merokok bagi tubuh dan resiko kematian atau penyakit serius, kita tetap melakukannya. Rasa sakit yang dirasakan ketika orang berhenti merokok. Meskipun kita tahu bahaya merokok bagi tubuh dan resiko kematian atau penyakit serius, kita tetap melakukannya.  Rasa sakit yang dirasakan ketika orang berhenti merokok mungkin kelihatan lebih menyakitkan daripada rasa sakit yang diderita dalam jangka panjang jika seseorang terus merokok. Agar kita bisa berhenti merokok, suatu perubahan perilaku harus dilakukan.

Tingkat-tingkat Motivasi

  1. Visualisasikan akibatnya seandainya anda tidak berubah
  2. Visualisasikan akibatnya seandainya anda berubah
  3. Ambillah risiko, lakukan sesuatu yang berbeda
  4. Ubahlah citra anda
  5. Buatlah komitmen untuk bermotivasi
  6. Pantaulah kemajuan anda
  7. Tetapkan tantangan yang realitas
  8. Ubahlah rutinitas anda
  9. Memotivasi orang lain
  10. Berinvestasilah dalam materi-materi pembelajaran
  11. Tetaplah bugar dan sehat