Cinta Romantis, Cinta Sejati, Cinta Birahi

by agusnuramin

Sebelum memulai, ada pepatah mengatakan:

Cinta yang sempurna memang jarang ada, karena untuk menjadi seorang kekasih, sobat harus terus memiliki kesamaran yang dimiliki oleh orang yang sangat bijaksana, kelenturan seorang anak, kepekaan seorang artis, pemahaman seorang filsuf, penerimaan yang dimiliki oleh orang suci, toleransi dari seorang cendikiawan, dan keteguhan dari orang yang sangat yakin diri. (Leo Buscaglia)

Kisah di Malam minggu. .

Rasanya aku membutuhkan malam Minggu.. Tentu saja aku mengalami malam minggu. Malam diujung setiap minggu—malam dimana aku bisa tidur larut berinternetan atau menonton bola karena pertama aku tidak bekerja keras sepanjang hari, sehingga aku tidak terlalu lelah yang kedua karena aku tidak harus berangkat kuliah keesokan paginya, jadi aku bisa bangun siang jika aku memutuskan untuk begadang. . *weleh weleh kaya lagu Bang Haji Rhoma Irama.. hhe

Tetapi bukan malam minggu seperti itu yang aku harapkan, Seperti pada umumnya malam minggu anak-anak muda sering berkeliaran sampai jauh malam. Aku tak tau apa yang mereka lakukan di luar sana, yang jelas aku membayangkan suatu keindahan yang mungkin terjadi di luar sana. So sekali-kali aku masih merindukan malam minggu membawa janji tersendiri, potensi tersendiri, bahkan keajaiban tersendiri yang terjadi pada diriku. Ketika malam minggu dihabiskan bersama sang kekasih pujaan hati tuk merajut cinta kasih sayang. Dan lebih jauh dari bagian itu aku merindukan bagian restoran dengan cahaya temaram, makanan yang mahal, dan perbincangan dewasa sehingga  menambah keromantisan yang ada. . *prikitiew pacaran nie ye.. (keadaan raut wajah merah merona) hhe

Namun sangat disayangkan itu semua hanya mimpi dan anganku saja. Mana mungkin aku bisa seperti anak muda lainnya, karena aku sendiri saat ini berstatus single belum punya pacar atau bahasa gaul anak muda sekarang jomblo.. *wek wew sikomo lewat.. (seakan jatuh dari gedung pencakar langit) hhe

By The Way, ga papa meskipun aku sperti ini keadaannya tidak menjadi kesedihan pada diriku, karena aku yakin suatu hari nanti aku pasti akan menemukan kekasih pujaan hatiku seutuhnya. Tuk mengisi malam minggu ini aku menyempatkan diri menulis dalam blog seluruh perasaan yang kurasakan, sambil berharap dapat mengobati rasa kesepianku ini. Amin.. hhe

Ketika ku mau memulai menulis terpikir sejenak merenungkan arti cinta yang sebenarnya itu apa sih? Aku dengar dan baca ada yang mengatakan cinta di bagi tiga yaitu cinta romantis, cinta sejati dan cinta birahi. Nah terus cinta kita termasuk yang mana? Mungkin para pembaca juga ingin mengetahui arti dari masing-masing itu, maka aku coba memperincinya satu persatu. Mudah-mudahan pembaca ga bosen ya. Hmm aku kepedean ciyyahh hha.. *Oke cekidot (temanku bilang)

Cinta romantis dilukiskan sebagai suatu hal yang imajinatif serta praktis, misterius dan fiktif karena hanya mengondisikan suatu rangsangan yang bersifat emosional, petualangan hati dan pemenuhan idealisme yang dilsobatsi emosi. Hubungan ini akan berlanjut sepanjang hidup atau berlangsung pada waktu yang singkat. Kenyataan lain yang dihadapi pasangan ini adalah interrelasi mereka, yang akhirnya kabur dan nggak jelas gituch.

Cinta sejati sering menyertakan rasa hormat, toleransi, penerimaan kekurangan dan kelebihan masing-masing, serta melibatkan efeksi yang bukan manifestasi kesepian mendalam pada pasangan yang saling mencintai. Cinta sejati merupakan emosi yang hakiki dalam cinta sehingga menjadi aktivitas yang nggak melelahkan, membosankan dan ngga akan berakhir.

Kesadaran seks berpusat pada bagian tubuh di bawah pusar. Di atas pusar, sekitar jantung, dada kita merupakan pusat kesadaran cinta. Cinta berkembang di situ. Emosi mulai bergejolak di situ. Itulah tempat di mana cinta bersemayam. Untuk mengenal cinta, sobat harus meningkatkan kesadaran sobat sedikit— dari bawah pusar ke atas pusar. Selama kesadaran Sobat masih di bawah pusar, sobat belum dapat mengenal cinta. Yang sobat kenal selama ini, hanyalah napsu birahi atau cinta birahi.

Wallahu alam bissawab, Maha Puji Tuhan Allah SWT, Rasa syukurku tidak akan pernah habis pada-Mu atas segala nikmat karunia dan hidayah-Mu. Mudah-mudahan tulisanku ada manfaatnya khusus bagi saya sendiri dan umumnya bagi sobat sekalian. T.T

Setelah kurampungkan tulisan tak terasa malampun semakin larut jam di kamarku menunjukan 02:30 WIB dan mataku sudah tidak kuat lagi menahan rasa kantuk ini. Aku tak sabar ingin melepas rasa kantukku di atas kasur empuk berbantal kapuk. Akhirnya ku akhiri saja, bye bye see you next time.. hhe

download referensi di sini