Pengantar Bisnis Part.6 (Produksi)

by agusnuramin

Setelah dipelajari dan dipahami dari beberapa sumber, menurut saya sifat produksi itu meliputi:

1.       Sifat produk

Menjadikan suatu proses produksi dari suatu produk tertentu akan lain dengan sifat produk berbeda. Hal ini dibedakan apakah produk yang akan diproduksikan mencerminkan sifat khusus dari konsumsi pembeli (spesifik) ataukah produk yang akan diproduksi merupakan standar yang didasarkan pada keputusan perusahaan

2.       Tipe proses produksi (jangka waktu produksi)

Tipe proses produksi ditinjau dari arus bahan mentah sampai menjadi barang jadi dapat dibagi menjadi 2 tipe :

a.       Tipe proses produksi terus-menerus (continuous process)

b.      Tipe proses produksi terputus-putus (intermittent)

3.       Berdasarkan manfaat yang diciptakan

4.       Teknik (sifat) proses produksi

Kegiatan atau manfaat dapat dibagi menjadi 5 manfaat yaitu manfaat dasar (Primary utility), manfaat bentuk (form utility), manfaat waktu (time utility), manfaat tempat (place utility), manfaat milik (ownership utility).

Pengertian Produksi

Secara umum produksi diartikan sebagai suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran (output).

Pengertian produksi dalam ekonomi mengacu pada kegiatan yang berhubungan usaha menciptakan dan penambahan kegunaan atau utilitas suatu barang dan jasa. Penambahan atau penciptaan kegunaan atau utilitas karena bentuk dan tempat ini membutuhkan faktor-faktor produksi

Bidang produksi mempunyai 5 (lima) tanggung jawab utama yaitu :

a.       Proses

Keputusan-keputusan dalam kategori ini menentukan proses fisik atau fasilitas yang dipakai untuk memproduksi barang atau jasa. Keputusan mencakup jenis peralatan dan teknologi, arus proses, tetak (layout) peralatan dan keseluruhan fisik pabrik atau fasilitas jasa pelayanan.

b.      Kapasitas

Keputusan dimaksudkan untuk menentukan besarnya kapasitas yang tepat dan penyediaan pada waktu yang tepat. Kapasitas jangka panjang ditentukan oleh besarnya fasilitas fisik yang dibangun. Dalam jangka pendek fasilitas kadang-kadang diperbesar dengan mengadakan sub-kontrak kepada pihak luar atau penambahan regu (shift) ekstra atau menyewa ruang/peralatan tambahan.

c.       Persediaan

Manajer persediaan membuat keputusan-keputusan dalam bidang produksi, menyangkut apa yang dipesan, berapa banyak pemesanan serta kapan pemesanan dilakukan.

d.      Tenaga kerja

Dalam manajemen produksi penentuan dan pengolahan tenaga kerja atau sumber daya manusia  menempati posisi yang sangat penting. Proses produksi yang menganggap kegiatan untuk menghasilkan produk, baik berupa barang atau jasa, keputusan tentang tenaga kerja mencakup seleksi penggajian, pelatihan, penempatan, penyediaan atau supervise.

e.      Mutu/kualitas

Ditandai dengan penekanan tanggung jawab yang lebih besar terhadap mutu atau kualitas barang atau jasa yang dihasilkan. Mutu merupakan tanggung jawab produksi yang penting dan harus didukung oleh organisasi secara keseluruhan.

Referensi :

  • Sugiarto, Tedy herlambang, Brastoro, Rachmat Sudjana, Said kelana. 2007. Ekonomi Mikro sebuah kajian komprehensif. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.
  • M. fuad, Christine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus Y.E.F. 2006. Pengantar Bisnis. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.
  • Agus Arijanto. 2007. Pengantar bisnis. Penganta Bisnis. Jakarta. Universitas Mercu Buana.